Kabar-Indonesia, PELANTIKAN PENGURUS KAI (2019-2024), MIA LUBIS TERPILIH SECARA AKLAMASI

23/01/2020

Siti Jamaliah Lubis terpilih sebagai Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) Periode 2019-2024.⁹ terpilih di Kongres Nasional III yang digelar selama tiga hari di Kusuma Agrowisata, Kota Batu.
Hadir langsung dipelantikan pengurus KAI 2019-2024 di hotel Pulman Thamrin Jakarta,Kamis (23/1).
Dalam sambutannya ibu Mia Lubis dia terpilih secara aklamasi dan setelah ditetapkan sebagai Presiden KAI, Mia Lubis langsung menginstruksikan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) memiliki lembaga bantuan hukum (LBH) untuk membantu masyarakat kecil.
“Saya tegaskan agar anggota tetap solid dan membesarkan KAI di seluruh Indoensia. Saya juga menargetkan tahun 2020 seluruh DPC KAI sudah mendirikan LBH untuk memberikan bantuan hukum kepada masyarakat kecil,” Ujar Mia Lubis.

Menurut Mia Lubis, LBH yang berdiri di setiap daerah harus bersinergi dengan Pemda setempat. Hal tersebut penting untuk dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat kecil, khususnya terkait bantuan hukum bisa efektif.

“Tidak hanya di tingkat cabang, di tingkat Provinsi atau DPD juga.Saya akan segera menemui ibu Gubernur Jatim untuk membahas kerja sama bantuan hukum,” terangnya.
Mia Lubis menambahkan jika KAI yang saat ini memiliki lebih dari 30 ribu anggota harus mendorong penegakkan etika profesi advokat,sehingga terwujud advokat sebagai penegak hukum yang profesional dan berintegritas.Karena itu seluruh anggota KAI tak boleh memikirkan uang saja.Harus membantu mereka yang tidak mampu untuk mencari keadilan. Jangan tumpul ke atas, tajam ke bawah,” tegas Mia.
Mia mengharapkan terciptanya Advokat-advokat yang handal.

Sementara Ketua Dewan Penasihat KAI, Rusdi Taher menambahkan KAI mendorong anggotanya tetap menjaga idealisme, patriotisme, toleransi, dan nasionalisme. Menurutnya, itulah yang membedakan KAI dengan organisasi advokat lainnya.
“KAI menjadi besar karena orang yang tergabung di dalamnya tidak mendengungkan faham hedonisme. Bagi kami itu hal yang tabu,” bebernya.
Selain mendirikan LBH, mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini mengungkapkan jika KAI yang memiliki advokat senior dan berpengalaman akan berkontribusi ke negara dengan mempelopori dan membuat kajian tentang isu-isu strategis sebuah bangsa untuk memerangi radikalisme, korupsi, dan narkotika.
“Harus ada sumbangsih ke negara. Salah satunya membuat kajian tentang isu-isu strategis. Jadi KAI tidak pasif mengurusi internal organisasi. Tapi juga berperan ke masyarakat, negara, dan bangsa,” tandasnya.

Dalam pelantikan tersebut dihadiri oleh TB.Silalahi Mantan Menteri diera SBY

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *